Kembali ke blog
Interior Dapur Artikel.jpg

Checklist Interior Dapur Sebelum Pemasangan!

Interior

Rabu, 17 September 2025

Bayangin setiap kali masuk dapur, kamu langsung merasa: rapi, nyaman, dan fungsional. Semua peralatan ada di tempatnya, pencahayaan pas, dan alur kerja masak jadi lebih gampang. Menyenangkan banget, kan? Tapi kenyataannya, nggak jarang ada detail kecil yang terlewat sebelum interior dapur dipasang. Hal-hal sepele seperti ukuran kabinet yang kurang presisi, material yang gampang rusak, sampai posisi stop kontak yang tidak strategis bisa bikin dapur jadi ribet dipakai sehari-hari. Padahal, dapur adalah salah satu area paling vital di rumah yang dipakai setiap hari. 

Supaya dapur impian kamu bisa awet, nyaman, dan benar-benar fungsional, penting banget untuk memiliki checklist sebelum pemasangan interior dapur. Yuk, simak poin-poin pentingnya:

1. Ukuran Presisi
Sebelum memesan atau memasang kitchen set, pastikan semua ukuran ruang sudah dihitung dengan detail. Mulai dari panjang, lebar, tinggi ruangan, sampai posisi jendela dan pintu. Ukuran yang presisi akan menentukan apakah kabinet, kompor, kulkas, dan sink bisa dipasang dengan pas tanpa menyisakan celah aneh atau malah bikin area jadi sempit.
Tips tambahan: cek juga tinggi meja kerja dapur agar sesuai dengan postur tubuh pengguna utama. Standar umum sekitar 85–90 cm, tapi bisa disesuaikan biar tetap ergonomis.

2. Material Kuat & Tahan Lama
Dapur adalah area dengan aktivitas tinggi, sering terkena panas, uap, minyak, dan air. Karena itu, pemilihan material nggak boleh sembarangan. Pastikan kamu memilih material yang kuat, tahan lembap, dan mudah dibersihkan.
Contoh material yang sering dipakai:
- Multipleks + HPL untuk kitchen set yang kokoh dan tahan air.
- Granit atau solid surface untuk countertop yang elegan sekaligus awet.
- Stainless steel untuk area tertentu yang butuh higienitas tinggi.
Investasi di material berkualitas memang mungkin lebih mahal di awal, tapi jauh lebih hemat dalam jangka panjang.

3. Titik Listrik & Pipa Air Sesuai
Bayangkan lagi masak, tapi stop kontak jauh dari area kerja, atau selang pipa air ternyata mengganggu pemasangan kabinet. Hal-hal seperti ini sering terjadi kalau titik listrik dan jalur pipa nggak dipikirkan sejak awal.
Checklist yang perlu dicek:
- Posisi stop kontak harus dekat dengan area peralatan (rice cooker, microwave, blender, dll).
- Jalur pipa air masuk dan keluar sesuai dengan letak sink dan dishwasher.
- Gunakan stop kontak khusus dengan pelindung air di area dekat sink untuk keamanan.

4. Pencahayaan & Sirkulasi Udara
Dapur yang bagus bukan cuma soal tampilan, tapi juga kenyamanan saat dipakai. Pencahayaan yang cukup bikin aktivitas masak lebih aman dan nyaman. Sirkulasi udara yang baik membantu mengurangi bau masakan menempel di ruangan.
Beberapa tips:
- Gunakan lampu task lighting di bawah kabinet agar meja kerja terang.
- Maksimalkan cahaya alami dari jendela jika memungkinkan.
- Tambahkan cooker hood atau exhaust fan untuk mengurangi asap dan bau.

Membangun dapur impian memang butuh detail ekstra. Dengan checklist ini, mulai dari ukuran presisi, material tahan lama, titik listrik dan pipa air yang sesuai, sampai pencahayaan dan sirkulasi— kamu bisa memastikan dapur tidak hanya indah dilihat, tapi juga nyaman digunakan dalam jangka panjang. Ingat, dapur adalah jantung rumah. Jadi, jangan buru-buru pasang interior sebelum semua poin di atas dicentang. Dan kalau kamu mau dapur benar-benar maksimal, percayakan desain dan pemasangan interior dapur ke Comeworks.Id yang sudah berpengalaman bikin ruang jadi lebih fungsional sekaligus estetik. Serta jika interior dapur sudah oke, jangan lupa detail kecil yang bikin betah: mug dan tumbler kece dari Yapeza.id. Cocok buat nemenin aktivitas masak atau sekadar me-time di dapur baru kamu!

Cek mug dan tumbler stylish selengkapnya disini ya. 

Bagikan :

Berita Lainnya

backdrop artikel.jpg

Backdrop: Fungsi, Jenis Material, dan Kegunaannya

Mengenal Backdrop: Fungsi, Jenis Material, dan KegunaannyaDalam dunia desain interior, fotografi, hingga penyelenggaraan acara (event organizing), backdrop memegang peranan vital. Bukan sekadar "latar belakang", backdrop adalah elemen visual utama yang membangun atmosfer, memperkuat tema, dan menjadi titik fokus pandangan mata.Berikut adalah panduan lengkap mengenai segala hal yang perlu Anda ketahui tentang backdrop.1. Apa Itu Backdrop?Secara harfiah, backdrop adalah latar belakang atau dekorasi yang dipasang untuk mempercantik sebuah ruangan atau area tertentu. Di era digital saat ini, backdrop tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga secara virtual (seperti latar belakang saat video conference).2. Berbagai Jenis Kebutuhan BackdropSetiap acara atau ruang memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga kebutuhan backdrop-nya pun bervariasi:Event & Seminar: Digunakan sebagai latar panggung yang biasanya berisi logo sponsor, nama acara, dan tema.Pernikahan (Wedding): Menjadi dekorasi utama di pelaminan untuk menciptakan suasana romantis dan estetik bagi tamu serta dokumentasi.Fotografi & Studio: Latar belakang netral (seperti greenscreen atau warna solid) untuk kebutuhan pemotretan produk atau model.Pameran (Exhibition): Digunakan pada booth untuk menarik perhatian pengunjung dan sebagai media promosi merek.Interior Rumah/Kantor: Sebagai panel dinding dekoratif untuk mempercantik ruang tamu atau area resepsionis.3. Material Backdrop yang Sering DigunakanPemilihan material sangat menentukan hasil akhir dan anggaran yang harus dikeluarkan. Berikut adalah pilihannya:MaterialKarakteristikCocok UntukFlexi (Banner)Harga terjangkau, tahan air, bisa dicetak custom.Seminar, pameran, acara outdoor.Kayu/PlywoodKokoh, memberikan kesan premium dan natural.Backdrop pelaminan, interior kantor.Kain (Velvet/Satin)Memberikan tekstur lembut, mewah, dan elegan.Studio foto, dekorasi pesta.StyrofoamRingan, mudah dibentuk 3D, sangat ekonomis.Dekorasi ulang tahun, properti panggung singkat.PVC Board/AcrylicTampilan modern, mengkilap, dan sangat tahan lama.Panel dinding interior, pameran eksklusif.4. Tips Memilih Backdrop yang TepatAgar hasil maksimal, pertimbangkan poin-poin berikut sebelum memesan:Tentukan Tujuan: Apakah untuk keperluan foto (pilih material doff agar tidak memantulkan cahaya) atau untuk dekorasi (pilih material yang memiliki tekstur menarik).Sesuaikan Ukuran: Pastikan ukuran backdrop proporsional dengan luas ruangan. Jangan sampai menutupi akses jalan atau terlihat terlalu kecil di panggung besar.Pencahayaan (Lighting): Backdrop yang bagus akan terlihat biasa saja tanpa pencahayaan yang tepat. Gunakan spotlight untuk menonjolkan elemen tertentu.Pemasangan: Pertimbangkan apakah backdrop bersifat permanen atau portable (mudah dibongkar pasang).5. KesimpulanBackdrop adalah investasi visual yang sangat krusial. Baik itu untuk menunjang profesionalisme sebuah perusahaan dalam pameran, maupun untuk mengabadikan momen berharga dalam pernikahan, pemilihan jenis dan material yang tepat akan menentukan "jiwa" dari sebuah ruang atau acara.Catatan Penting: Jika Anda menggunakan backdrop untuk kebutuhan siaran atau video, pastikan warna backdrop tidak sama dengan pakaian subjek agar tidak terjadi "tabrakan" visual atau masalah saat proses editing (terutama pada greenscreen).Untuk jasa pembuatan backdrop, bisa hubungi kami di www.comeworks.id atau di ig kami https://www.instagram.com/comeworks.id , terima kasih.

tips-memilih-furnitur-minimalis-comeworks.jpg

Cara simpel memilih furnitur rumah yang estetik

Memilih furnitur memang gampang-gampang susah. Seringkali kita jatuh cinta pada sebuah sofa di toko, tapi begitu sampai di rumah, ukurannya malah bikin ruang tamu terasa sesak atau warnanya bertabrakan dengan cat dinding.Berikut adalah panduan simpel untuk memilih furnitur agar rumah tetap terlihat estetik tanpa harus menguras energi.1. Tentukan Palet Warna DasarSebelum membeli apa pun, tentukan 2-3 warna utama yang akan mendominasi ruangan.Warna Netral: Memberikan kesan luas dan tenang (putih, krem, abu-abu).Warna Aksen: Digunakan untuk bantal sofa, karpet, atau dekorasi kecil agar ruangan tidak membosankan.2. Ukur Ruangan dengan TelitiJangan mengandalkan insting. Furnitur yang terlalu besar (oversized) akan membuat ruangan terasa pengap, sedangkan yang terlalu kecil akan membuat ruangan terlihat "kosong" dan tidak proporsional. Gunakan lakban di lantai untuk mensimulasikan ukuran furnitur sebelum membelinya.3. Pilih Desain yang TimelessTren furnitur cepat berganti. Jika Anda ingin investasi jangka panjang, pilihlah furnitur dengan garis desain yang simpel dan material yang kokoh seperti kayu solid atau besi minimalis. Anda bisa bermain dengan estetika melalui pernak-pernik yang mudah diganti.Pro & Kons Memilih Furnitur Berdasarkan Kondisi RuanganMemilih furnitur yang estetik harus disesuaikan dengan realita ruangan Anda. Berikut perbandingannya:Kondisi RuanganPilihan FurniturPro (Kelebihan)Kon (Kekurangan)Ruang SempitFurnitur Multifungsi (Sofa bed, meja lipat)Hemat tempat dan membuat ruangan tetap rapi.Biasanya desainnya terbatas dan kurang empuk dibanding furnitur biasa.Langit-langit RendahFurnitur Berkaki Pendek (Low-profile)Menciptakan ilusi langit-langit yang lebih tinggi dan lega.Terkadang kurang ergonomis bagi orang yang sangat tinggi.Ruang Kurang CahayaFurnitur Material Kaca/TransparanMemantulkan cahaya dan memberikan kesan "melayang" (ringan).Cepat terlihat kotor oleh sidik jari dan butuh perawatan ekstra.Ruang Open PlanRak Buku Terbuka sebagai PenyekatMembagi fungsi ruang tanpa menutup aliran udara/cahaya.Jika barang berantakan, estetika seluruh ruangan langsung terganggu.Tips Tambahan: Kualitas di Atas KuantitasLebih baik memiliki satu kursi santai yang berkualitas dan estetik daripada memenuhi ruangan dengan banyak kursi murah yang cepat rusak. Ruangan yang estetik justru seringkali lahir dari konsep less is more. Cek referensi desain lain selengkapnya disini ya.

Artikel Eastpro x Come.jpg

Tips Sukses Event Besar: Rahasia di Balik Layar yang Perlu Kamu Tahu

Pernahkah kamu datang ke sebuah event besar dengan panggung megah, booth pameran interaktif, dan ambience yangn memukau? Semua terlihat mulus di depan mata, padahal dibalik layar ada proses panjang dan detail yang harus dijalanan dengan presisi. Inilah beberapan tahapan penting yang menjadi kunci suksesnya sebuah event: 1. Koordinasi Antar Vendor Setiap pihak yang terlibat, mulai dari dekorasi, panggung, hingga sistem audio harus memiliki jadwal kerja yang selaras. Tanpa koordinasi yang baik, prosesn pemasangan bisa saling mengganggu dan menghambat progress. 2. Uji Coba Peralatan Teknis Sistem pencahayaan, sound system, dan layar LED wajib diuji secara menyeluruh sebelum acara dimulai. Hal ini memastikan semuua peralatan berjalan optimal tanpa kendala teknis yang bisa merusak pengalaman audiens. 3. Briefing Tim LapanganSebelum acara dimulai, seluruh kru diberikan pengarahan tentang alur kerja, pembagian tugas, serta prosedur darurat. Dengan begitu, setiap tim siap menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi di lapangan. 4. Pengecekan KeamananKeamanan selalu menjadi prioritas utama. Struktur panggung, kabel, hingga area pengunjung diperiksa ulang untuk menjamin kelancaran acara tanpa gangguan atau risiko berbahaya. Kolaborasi EastPro & Comeworks untuk Event yang SuksesEvent besar hanya bisa sukses jika ada kolaborasi yang solid. Eastpro sebagai event organizer profesional memastikan konsep acara, manajemen waktu, dan koordinasi vendor berjalan lancar Sementara Comeworks menghadirkan jasa booth pameran, desain backdrop, dan stage ambience yang membuat acara tampil lebih menarik dan memorable. Kolaborasi ini bukan hanya menghasilkan event yang indah dipandang, tetapi juga solid di balik layar. Wujudkan Event Impianmu Bersama Kami!Ingin menghadirkan event yang lancar, berkesan, dan bebas drama? Percayakan konsep dan manajemen pada Eastpro, serta eksekusi desain booth pameran, dan ambience event pada Comeworks. Hubungi kami:- Eastpro (Event Organizer) → @houseofeastpro on Instagram / eastpro.co.id- Comeworks (Booth & Desain Event) → @comeworks.id on Instagram / comeworks.id